Ovarium Adalah Tempat Terjadinya?

Ovarium adalah tempat terjadinya pematangan ovum. Ovarium adalah nama lain untuk ovarium hanya ditemukan pada wanita. Secara umum, fungsi ovarium adalah dua telur, selain itu ovum mengasilkan hormon tertentu.

Dalam telur ovarium produksi berlangsung, maka telur atau ovum akan berkembang dan hal itu disebut oogenesis. Ketika sel telur sudah matang maka akan dikeluarkan dari ovarium untuk itu siap untuk dibuahi sel kelamin laki-laki.

Ketika sel telur yang matang berhasil dibuahi sel sperma, maka sel telur depan akan tumbuh dan membentuk zigot.

Produksi terkait hormon, ovarium memproduksi hormon yang disebut estrogen dan progesteron. Kedua hormone itu memainkan peran dalam tubuh ketika wanita memasuki usia pubertas.

Ovarium atau indung telur adalah kelenjar kelamin dibawa dan dimiliki oleh perempuan. Vertebrata, termasuk manusia, memiliki dua ovarium berfungsi menghasilkan telur dan mengeluarkan hormon. Ovum pada wanita (manusia) berada di dalam pinggul kiri dan kanan. Telur dalam produksi jika tidak di buahi secara bertahap akan mengering, dan menempel pada dinding rahim.

Seiring waktu telur akan jatuh keluar, dan keluar melalui vagina. Kebanyakan burung hanya memiliki satu ovarium berfungsi dengan baik, dan ular memiliki dua ovarium disusun secara berbaris.

Dalam setiap perkembangan telur ovarium (oogenesis), sel telur ini akan disertai oleh sekelompok sel yang disebut perkembangan folikel dirangsang oleh fsh. Pada manusia, pengembangan oogonium menjadi oogenesis oosit terjadi pada embrio dalam rahim dan oosit akan berkembang menjadi ovum sampai awal pubertas.

Pada masa pubertas, sel telur yang matang dilepaskan dari sel-sel folikel dan dilepaskan dari ovarium. Proses pelepasan dari ovarium disebut ovulasi. Ovum siap dibuahi oleh sel sperma dari laki-laki, yang apaabila berhasil bergabung untuk membentuk zigot.

Ovarium, organ reproduksi pada wanita

Fungsi ovarium mengeluarkan steroid dan peptida hormon seperti estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini penting dalam proses pubertas perempuan dan karakteristik seks. Estrogen dan progesteron berperan dalam persiapan lapisan rahim untuk implantasi telur agar siap dibuahi. Hal ini juga memainkan peran dalam memberikan sinyal ke hipotalamus dan hipofisis dalam mengatur siklus menstruasi.

Setelah telur diovulasikan, maka masa itu akan masuk ke tuba falopi dan bergerak perlahan ke arah rahim. Jika dibuahi oleh sperma (tuba fallopi), telur akan ditanamkan pada dinding rahim dan berkembang menjadi kehamilan.

Jika tidak terjadi pembuahan di tuba falopi, itu bisa menjadi kehamilan ektopik, di mana kehamilan tidak terjadi di dalam rahim. Perkembangan janin pada kehamilan ektopik, dapat terjadi di tuba fallopi sendiri, bibir rahim, ataupun juga ada ovarium.



Add Your Comments

Disqus Comments