Jelaskan Cara Menerapkan Kejujuran Di Sekolah, Ini 4 Caranya!

Jelaskan Cara Menerapkan Kejujuran Di Sekolah - Kita harus menyadari dan mengetahui dampak keboburuk kebiasaan berbohong agar kita dapat menjauh dari sifat-sifat buruk ini. Contoh hasil kebohongan adalah hilangnya kepercayaan orang lain pada kita, susah mendapat teman, susah mendapatkan pekerjaan karena tidak dipercaya.

Jujur kadang-kadang sangat pahit pada awalnya, tapi percayalah, buah manis pada akhirnya akan didapat. Perilaku jujur dapat diterapkan dalam berbagai cara dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di komunitas tempat kita tinggal.

Cara menerapkan kejujuran  di sekolah, rumah dan masyarakat


1. Di sekolah, kita dapat meluruskan niat untuk belajar, melakukan tugas yang diberikan oleh ibu guru, tidak menyalin pekerjaan teman, melaksanakan piket sesuai jadwal, mematuhi aturan yang berlaku di sekolah, berbicara dengan benar dan jujur kepada guru, teman atau orang di lingkungan sekolah.

2. Di rumah, kita bisa meluruskan niat untuk membantu orang tua, memberitakan hal yang benar. Misalnya, ketika meminta uang untuk kebutuhan sesuatu, tidak menutupi masalah dengan orang tua, tidak membesar-besarkan sesuatu hanya untuk membuat orang tua bahagia.

3. Dalam masyarakat, kita dapat melakukan kejujuran dengan niat untuk membangun lingkungan yang baik, tenang, dan damai, tidak mengarang cerita yang membuat suasana di lingkungan tidak kondusif, tidak membuat gosip. Ketika diberi kepercayaan untuk melakukan sesuatu yang dipercayakan, harus dipenuhi dengan sungguh-sungguh, dan sebagainya.

Jelaskan bagaimana cara menerapkan kejujuran di sekolah?

Berikut ini adalah cara menerapkan kejujuran di sekolah:

1.Datang tepat waktu di sekolah, karena jika kita tidak tepat waktu itu berarti kita tidak bisa jujur  pada diri kita sendiri.
2. Tidak menyontek saat ujian, tujuan dari tes ini adalah untuk menguji kemampuan kita, jika kita curang berarti tidak jujur dengan kemampuan sendiri.
3. Melakukan pekerjaan rumah (PR) di rumah, tujuan yang diberikan pekerjaan rumah adalah kita belajar dan mengingat pelajaran. Untuk itu jika kita mengerjakan PR di sekolah maka kita tidak jujur.
4. Berani bertanya jika tidak mengerti pelajarannya, yang kita pelajari di sekolah. Jika tidak mengerti maka jujurlah dan ajukan pertanyaan.
Tidak berbohong kepada teman atau guru di sekolah, seperti yang saya katakan di atas bahwa berbohong itu tidak baik.
Salah satu masalah dalam kehidupan,  yaitu untuk menemukan kebenaran dan ketidakjujuran. Banyak kasus korupsi, penipuan, penggelapan uang, dan kasus kriminal lainnya didominasi oleh ketidakjujuran.

 Jangan biarkan siswa terjebak dalam kasus ini. Untuk itu pendidikan karakter yang jujur harus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah, sehingga anak-anak menjadi generasi penerus yang berguna bagi tanah air dan bangsa.

1. Definisi Karakter Jujur

Kata "karakter" dalam bahasa Indonesia memiliki banyak maksud dan arti yang memiliki nilai sederajat, termasuk: temperamen, watak, dan moral. Singkatnya, karakter dapat diartikan sebagai sifat batin manusia yang mempengaruhi semua pikiran dan perilaku.

Sedangkan arti "jujur" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti tegak, tidak curang. Maka dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki karakter jujur adalah siswa yang pikirannya cenderung lurus atau tidak

Kecenderungan siswa yang memiliki karakter jujur akan berusaha bersikap jujur, bahkan dapat mencegah orang lain melakukan hal yang tidak jujur, atau cenderung mengkritik atau membenci teman atau lingkungan yang tidak jujur. Ada 3 tingkat kejujuran yang dikutip dari sini:


  1. Kejujuran dalam berbicara, yaitu kecocokan ucapan dengan kenyataan.
  2. Kejujuran dalam perbuatan, yang merupakan kesesuaian antara kata dan perbuatan.
  3. Kejujuran dalam niat, yaitu kejujuran tertinggi di mana kata-kata dan perbuatan semua hanya untuk Tuhan.


Contoh lain juga bisa dilihat dalam kegiatan belajar di sekolah. Siswa yang duduk di sekolah dasar sering mengalami kesulitan dalam menerapkan sikap jujur ketika proses pembelajaran berlangsung.

Kadang-kadang mereka tampak berperilaku jujur, tetapi tanpa kita ketahui kapan materi yang diberikan oleh guru mata pelajaran tidak dapat dipahami, mereka menyembunyikannya.

Mereka bahkan mengatakan bahwa mereka memahami materi. Ini dengan sendirinya akan mengundang mereka untuk bertindak tidak jujur dengan mata pelajaran yang mereka pelajari.

Nah itulah penjelasan mengenai pertanyaan jelaskan cara menerapkan kejujuran di sekolah.



Add Your Comments

Disqus Comments