Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya

Cara tumbuhan menyesuaikan diri - Membiasakan diri ataupun menyesuaikan diri merupakan metode sebuah organisme untuk dapat menanggulangi tekanan yang diterimanya dari lingkungan dan area di sekitarnya. Organisme yang sanggup menyesuaikan diri dilakukan untuk bisa bertahan hidup, sebaliknya yang tidak sanggup akan mengalami kepunahan ataupun kelangkaan.

Tindakan menyesuaikan diri tidak hanya dilakukan oleh manusia dan hewan saja. Bagaikan makhluk hidup lainnya, tanaman juga pastinya dituntut untuk sanggup menyesuaikan diri supaya bisa bertahan hidup di sesuatu area tertentu.

Apalagi jenis setiap tanaman berbeda-beda, ada tanaman yang hidup di air, tempat lembab, tempat dengan kandungan garam tinggi, ataupun di wilayah kering. Oleh karena itu, metode penyesuaian diri yang dimiliki oleh tanaman akan berbeda - beda dan disesuaikan dengan area tempat dia hidup.

Cara tumbuhan menyesuaikan diri berdasarkan nama tumbuhannya


Nah, kali ini kitakan membahascara tumbuhan menyesuaikan diri. Kali ini 6 pembahasan tersebut kita bagi berdasarkan jenis tumbuhannya.

Teratai

Area hidup tumbuhan teratai yaitu di air. Agar bisa menyesuaikan diri dengan keadaan area tersebut, teratai mempunyai daun yang lebar serta tipis yang membuatnya mudah melakukan penguapan air. Teratai mempunyai batang yang berongga yang membuatnya lebih mudah bernafas walaupun pangkal serta batangnya terletak di dalam air.

Tumbuhan jati

Dikala masa kemarau, tumbuhan jati akan menyesuaikan dirinya dengan menggugurkan daun - daunnya. Perihal ini dilakukannya supaya tidak terjadi penguapan yang berlebihan dan bisa menyebabkan tumbuhan jati kekurangan air dan mudah mati. Tidak hanya tumbuhan jati ,contoh tanaman lain yang menggugurkan daunnya dikala masa kemarau yaitu tumbuhan mahoni serta kedondong.

Kaktus

Area hidup kaktus merupakan di tanah kering semacam gurun. Oleh karena itu, tumbuhan kaktus wajib membiasakan dirinya dengan keadaan area yang panas serta kering dengan cara menyesuaikannya  dengan mempunyai daun yang kecil - kecil semacam jarum yang berperan untuk mengurangi terjadinya penguapan air .

Tidak hanya itu, tanaman ini mempunyai batang tebal berair serta berlapis parafin yang berfungsi untuk menaruh persediaan air serta pulapangkal yang panjang untuk mempermudahnya mencari air di tanah. Dikala kekeringan, kaktus akan memakai cadangan air yang tersimpan di batangnya.

Eceng gondok

Eceng gondok hidup mengapung di atas permukaan air. Untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dia mempunyai batang yang menggembung berisi rongga udara semacam spons sehingga bisa mengapung di atas air.

Bakau

Bakau merupakan jenis tanaman yang mempunyai area hidup di air asin. Agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya, pangkal bakau menyaring sebagian besar garam dari air yang diserap serta sisa kelebihan garam yang lain untuk dikeluarkan lewat permukaan daun serta batang.

Dia mempunyai pangkal yang unik di mana pangkal tersebut timbul ke permukaan air saat air surut untuk menyerap udara oksigen serta menyalurkannya kebagian pangkal yang terdapat di dalam lumpur. Pangkal yang menyerap udara oksigen ini dikenal dengan sebutan pangkal nafas ataupun pneumatofora.

Tumbuhan cemara

Untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, tumbuhan cemara memakai daunnya yang runcing. Daun runcing tersebutbermanfaat untuk meminimalisir atau mengurangi penguapan yang terjadi.


1. Cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan adaptasi morfologi

Menyesuaikan diri dengan adaptasi morfologi merupakan metode tanaman dalam menyesuaikan diri dengan mengganti wujud luar badannya supaya dapat menyeimbangi dengan keadaan area dan lingkungannya. Terdapat banyak contoh tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan adaptasi morfologi, di antara lain:

Tanaman kaktus menyesuaikan diri dengan temperatur udara yang panas dengan memperkecil dimensi daunnya sehingga secara fisik seperti semacam jarum. Temperatur udara dan hawa yang panas membuat banyak air menguap dari badannya, sehingga dengan memperkecil dimensi daun, laju transpirasi( penguapan) bisa turun.

Tumbuhan bakau mempunyai pangkal tunjang yang menembus tanah sampai dalam adalah bentuk salah satu contoh menyesuaikan diri morfologi yang dilakukannya agar tumbuhan tersebut tidak terhempas oleh ombak besar di dekat tepi laut.

Teratai serta kangkung mempunyai batang yang berongga yang membuatnya bisa mengapung diperairan tempat hidupnya. Bayangkan apabila kedua tanaman tersebut mempunyai batang yang berisi semacam batang tumbuhan kayu, mereka tentu tenggelam di dasar sungai.

Cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan metode xerofit, hidrofit, serta higrofit  ( ketiganya termasuk adaptasi morfologi)

Cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan metode xerofit, hidrofit, serta higrofit. Menyesuaikan diri tipe disebut juga menyesuaikan diri morfologi.

1.1 Cara tumbuhan menyesuaikan diri tipe xerofit

Tanaman xerofit ialah tipe tumbuhan dengan keahlian bertahan dalam keadaan area kering serta tandus semacam di gurun. Menyesuaikan diri tumbuhan xerofit bisa dipecah berdasarkan pada wujud daun dan bagian- bagian yang lain. Contoh tumbuhan tipe ini:

1. Kaktus

Kaktus merupakan tanaman gurun yang bisa menaruh banyak cadangan air pada bagian batang sehingga sanggup bertahan di area sangat kering sekalipun. Tidak hanya itu, keahlian bertahan hidupnya yang baik ini ditunjang oleh daun dengan dimensi kecil seperti jarum di dekat batang di mana hal itu akan membantunya meminimalisir penguapan air.

Kaktus membiasakan diri dengan mempunyai batang besar serta tebal yang bercorak hijau yang bertujuan utama sebagai tempat buat menaruh banyak air. Tidak hanya itu, pada bagian luar batang kaktus ada susunan parafin dengan corak putih yang bisa menahan uap air keluar.

Keunikan lain kaktus yakni akarnya yang panjang sehingga sangat bermanfaat dalam mencari air yang jauh dari dirinya. Kala hadapi kekeringan, tanaman kaktus akan mengenakan cadangan air pada batangnya untuk bertahan lebih baik dilingkungan tersebut dibanding dengan tanaman lain.

2. Tumbuhan jati

Dikala masa kemarau datang, dikala itu kalian bisa melihat tumbuhan jati menyesuaikan diri terhadap kondisi area dan lingkungannya dengan menggugurkan daun yang ada di masing- masing rantingnya. Tindakan ini dilakukan untuk membantunya mengurangi terbentuknya penguapan berlebih yang bisa menyebabkan tumbuhan jati kering dan mati. Padahal bukan cuma tumbuhan jati saja yang memiliki metode semacam itu, namun terdapat tumbuhan lain yang juga melakukannya seperti kedondong serta mahoni.

3. Kantung semar

Kantung semar merupakan salah satu tumbuhan yang dapat bertahan hidup di tempat dengan udara dan hawa tropis. Tanaman ini termasuk kelompok insektivora( organisme pemakan serangga serta hewan- hewan kecil).

Untuk memancing mangsa agar mendekat serta bisa ditangkap, kantung semar menghasilkan bau tertentu di mana bau tersebut pastinya disukai oleh serangga. Di dalam salah satu bagian dari kantung semar ada cairan yang dipakai untuk mengolah dan mencerna hewan hasil buruannya. Dengan begitu kita bisa menyimpulkannya jika kantung semar menyesuaikan diri dalam upaya memperoleh makanan.

4. Putri malu

Tanaman ini ialah tanaman dengan daun sangat unik. Daunnya bisa mengatup secara seketika apabila terserang rangsangan dari luar sehingga tamana ini sanggup melindungi diri dari rangsangan dari luar.

1.2 Cara tumbuhan menyesuaikan diri tipe hidrofit

Tanaman tipe hidrofit merupakan istilah pada tumbuhan yang hidup pada area perairan. Tipe hidrofit hidup dengan metode terapung di permukaan air serta mengambil makanan yang terdapat dalam air secara langsung. Ada pula contoh dari tumbuhan hidrofit, ialah:

1. Teratai

Ekosistem yang dihuni oleh tanaman teratai merupakan di rawa serta air yang tenang semacam kolam. Oleh sebab seperti itu, daun pada teratai memiliki dimensi yang cukup lebar tetapi tipis. Bentuk penyesuaian diri ini dilakukannya agar bisa beradaptasi terhadap area air sehingga teratai sanggup menguapkan air lebih banyak lewat daun yang lebar tersebut.

Tidak hanya itu, teratai mempunyai batang berongga di mana berguna agar lebih gampang dalam bernapas meski bagian batang dan pangkal terendam di dalam air.

2. Enceng gondok

Sama halnya teratai, enceng gondok hidup terapung di atas air. Buat bisa terus bertahan hidup dengan keadaan lingkungan yang banyak air, enceng gondok mempunyai batang berongga serta mengembung yang mana di dalamnya terdapat simpanan cadangan udara. Pada batang tumbuhan ini ada jaringan mirip dengan spons yang menjadikannya tidak dapat tenggelam ataupun senantiasa terapung di air.

3. Bakau

Bila kalian sempat berangkat ke tepi laut tentu tidak asing lagi dengan bakau. Ya, tanaman ini banyak sekali ditemui pada zona perairan asin. Dengan begitu, bakau dapat menyesuaikan diri lewat akarnya, di mana akarnya memiliki keahlian dalam menyaring kadar garam. Tanaman bakau mempunyai pangkal bernafas ( pneumatofora) yang umumnya akan nampak kala air sedang surut.

1.3 Cara tumbuhan menyesuaikan diri tipe higrofit

Higrofit merupakan istilah pada tanaman dengan keahlian bertahan hidup di wilayah lembab semacam wilayah hutan tropis. Salah satu contoh tumbuhan hidrofit yaitu lumut. Lumut mampu beradaptasi dalam mempertahan diri dari area tempat hidupnya dengan penyesuaian pada jumlah daun serta stomatanya yang jadi lebih tipis, lebar, serta banayak.

Ada pula tujuan dari penyesuain tersebut yakni untuk mempermudah tingkat transpirasi pada tumbuhan lumut.

2. Cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan adaptasi fisiologi.

Cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan adaptasi fisiologi merupakan metode tanaman membiasakan diri dengan mengganti fungsi dalam badannya supaya mampu mengimbangi dengan keadaan area luar atau lingkungannya. Terdapat banyak contoh adaptasi menyesuaikan diri fisiologi pada tanaman, di antara lain:

Pada masa kemarau, tumbuhan pisang akan menghasilkan zat parafin pada permukaan atas daunnya agar dapat meminimalkan terbentuknya transpirasi.

Tanaman gurun mempunyai organ tempat menaruh cadangan air yang berfungsi mempersiapkan masa kemarau yang panjang.

Bunga- bunga tanaman yang cuma bisa melaksanakan penyerbukan dengan dorongan serangga menghasilkan aroma wangi untuk mengundang para serangga tiba.

3. Cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan adaptasi tingkah laku

Menyesuaikan diri tingkah laku merupakan metode tanaman dengan cara membiasakan diri dengan melaksanakan tingkah laku tertentu yang bertujuan untuk beradaptasi dengan keadaan area luar tempatnya tinggal. Banyak contoh cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan adaptasi tingkah laku, di antara lain:

Tumbuhan jati, kedondong serta sebagian tanaman yang lain akan menggugurkan daunnya pada masa kemarau untuk dapat meminimalkan penguapan( transpirasi).

Bunga wijaya kusuma mekar hanya pada saat malam hari saja serta menghasilkan aroma wangi buat mengundang serangga malam supaya menolong penyerbukannya.

Nah, itulah beberapa penjelasan cara tumbuhan menyesuaikan diri. Semoga dapat mempermudah kalian memahami hal tersebut.



Add Your Comments

Disqus Comments