Bagaimana Gambaran Barang Tradisional Koleksi D'topeng?

Bagaimana gambaran barang tradisional koleksi D'topeng? - D'topeng sendiri bisa kamu kunjungi di salah salah satu tempat wisata di Kota Batu, yaitu salah daerah di Jawa Timur.

Topeng dalam koleksi D'Topeng dapat dikelompokkan menjadi dua bagian berdasarkan bahan dasarnya, yaitu yang terbuat dari kayu dan batu.

Sebagian besar topeng kayu berasal dari Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta, dan Jawa Barat. Sementara itu, topeng yang terbuat dari batu berasal dari daerah di sekitar Sulawesi dan Maluku.

Barang-barang tradisional yang memenuhi etalase D'Topeng adalah senjata tradisional, perhiasan wanita kuno yang terbuat dari logam, motif batik tua dan dekorasi rumah kuno.

Berdasarkan bahan dasar pembuatannya, barang-barang yang ada di  D'topeng juga dapat dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu terbuat dari kayu seperti hiasan rumah berupa kepala kerbau dari Toraja, terbuat dari batu seperti alat penusuk oranye dari Batak, terbuat dari logam seperti pisau sunat dan perhiasan logam dari Sumba, dan terbuat dari kain seperti batik, berbagai motif dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Barang-barang kuno di museum D'Topeng juga dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan bahan pembuatannya, yaitu keramik dan logam. Barang antik yang terbuat dari keramik di museum ini adalah guci tua dari salah satu dinasti di Cina dan bantal yang digunakan untuk Dinasti Yuan (Cina) yang telah meninggal.

Sementara itu, barang antik yang terbuat dari logam adalah koin jinggara (Kerajaan Gowa), mata uang kerajaan majapatih, koin VOC, dan kursi antik dari Jawa Tengah.

Manfaat D'Topeng adalah sebagai media pelestarian budaya. Selain itu, D'topeng juga berfungsi sebagai museum, yaitu sebagai pelestarian benda langka untuk menghindari perdagangan ilegal.


Add Your Comments

Disqus Comments