Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup yang Menarik

Cara menulis daftar riwayat hidup yang menarik -  Daftar riwayat hidup yang menarik dapat menjadi satu langkah awal yang baik ketika mencari pekerjaan baru. Daftar riwayat hidup merupakan salah satu faktor yang menentukan gaji ataupun posisi Anda kelak.

Daftar riwayat hidup bisa dikatakan sebagai alat memasarkan diri. Memang, agar daftar riwayat hidup terlihat memukau, pastinya harus menulisnya sekreatif dan semeyakinkan mungkin. Namun, Anda harus dapat membedakan antara mempromosikan kemampuan diri dengan sikap percaya diri yang berlebihan.

Bukan hanya sebatas menulis, menulis daftar riwayat hidup yang menarik dapat diibaratkan sebagai seni menyampaikan dan mengatur kata-kata. Pastinya, daftar riwayat hidup tersebut akan membedakan Anda dengan kandidat lain.

Lantas, bagaimana cara menulis daftar riwayat hidup yang menarik dan membuat Anda dilirik perusahaan? Jawabannya simple, yaitu buat daftar riwayat hidup dengan keahlian yang terfokus.

Bagaimana caranya? Berikut ulasannya.

1. Fokuskan Daftar Riwayat Hidup pada tugas dan tanggung jawab pada pekerjaan sebelumnya

HRD bukan hanya memperhatikan pekerjaan dan jobdesk Anda sebelumnya, namun juga pencapaian dan tanggung jawab Anda.

Jika sebelumnya Anda menulis daftar riwayat hidup seperti sebuah catatan kronologis, mulai saat ini sebaiknya lebih fokus pafa tugas dan tanggung jawab yang telah dicapai dari pekerjaan sebelumnya.

Cara penulisan seperti ini terbukti lebih efektif menarik perhatian HRD perusahaan. Hal ini jugalah yang membedakan Anda dengan para kandidat lain.

2. Sampaikan beberapa hal dengan angka

Sama halnya dengan fokus pencapaian yang telah diraih sebelumnya. Untuk menunjukan prestasi, Anda dapat menampilan angka atau nominal.

Dengan penyampaian secara nominal, daftar riwayat hidup akan lebih kredibel. Penyampaian dengan statistik angka juga jauh lebih menarik.
Contohnya: "Mendatangkan trafik pengunjung web 25% dari total pengunjung bulan lalu hanya dalam waktu 1 bulan" atau "Membuat viral konten produk perusahaan di sosial media twitter hingga 127 re-twitt"

3. Tampilkan kata kunci yang sesuai kualifikasi

Menampilkan kata kunci yang sesuai dengan kualifikasi di daftar riwayat hidup bukan hanya bertujuan untuk menarik perhatian HRD, namun juga meyakinkan mereka bahwa Andalah orang yang tepat untuk posisi tersebut.

Umumnya, HRD hanya melihat sekitar 10 detik untuk mencari kata kunci yang sesuai dengan kualifikasi. Maka, sebaiknya Anda menulis daftar riwayat hidup dengan memberikan rangkuman tentang kata kunci kualifikasi yang mereka cari. Buat dahulu daftar list kemampuan dan keterampilan yang Anda miliki. Kemudian, match list dengan kata kunci kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

4. Jangan tampilkan informasi yang tidak penting

Pastikan kembali semua informasi yang ditulis di daftar riwayat hidup tidak ada kesalahan. Informasi tersebut juga harus relevan dengan kualifikasi yang diminta. Tulislah tanpa melebih-lebihkan kemampuan.

Ingat, penilaian diterimanya Anda tidak hanya dilihat dari apa yang Anda tulis tadi, namun juga transparansi dan kejujuran Anda ketika mencantumkan keahlian dan informasi pendukungnya. Informasi tersebut tentu juga akan diverifikasi saat Anda wawancara kerja nanti.

Kemampuan menulis daftar riwayat hidup yang menarik tentu akan membantu Anda mendapatkan kesempatan interview kerja lanjutan. Jika melihat daftar riwayat hidup Anda, HRD langsung tidak tertarik, bagaimana bisa mendapat kesempatan interview? Cek daftar riwayat hidup Anda sekarang!

Postingan terkait: