Cara Membuat Iklan Persuasif yang Menjual dan Menarik

Cara Membuat Iklan Persuasif - Secara praktis, tugas copywriter adalah membuat iklan persuasif yang bernilai jual. Keberhasilan iklan persuasif yang dibuat copywriter akan dilihat dari seberapa besar iklan tersebut mampu menarik minat para pembaca copy yang ditulisnya.

Sebelum membahas bagaimana cara membuat iklan persuasif, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Faktor meliputi internal dan eksternal dari produk yang akan kita pasarkan.

Faktor internal meliputi apa dan bagaimana produk tersebut, sedangkan eksternal meliputi bagaimana kemampuan Anda selaku copywriter dapat memahami siapa dan bagaimana cara terbaik menyampaikannya.Lantas, bagaimana cara membuat iklan persuasif yang menjual itu?

1. Deskripsikan produk secara umum

Cara Membuat Iklan Persuasif yang Menjual dan Menarik

Ketika membuat iklan persuasif, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami terlebih dahulu secara lebih dalam dariproduk yang kita dijual.

Kitadapat mengambil contoh mengenai cara membuat iklan persuasif padaprodukproperti atau rumah.Kita dapat deskripsikan seperti contoh berikut:

Properti yang akan dipasarkan adalah rumah minimalis seharga Rp 200.000.000, berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan. Luas bangunan 32 m2 dan luas tanah 63 m2, dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi dan garasi.

Tahap deskripsi ini dilakukan untuk mempermudah proses identifikasi produk. Proses ini juga akan membantu kita melihat positioning produk tersebut.

2. Analisis kelebihan dan kekurangan

Sebelum menentukan target potensial, sebaiknya lakukan analisis terlebih dahulu. Lakukan analisis produk sesuai dengan metode yang biasa Anda gunakan.

Anda dapat menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats). Untuk meringkasnya, Anda dapat menganalisis dari sisi kelebihan dan kekurangannya saja, contoh:

Lokasi di pusat kota Jakarta Selatan (+)
Dekat dengan fasilitas umum (+)
Terkadang mengalami traffic kendaraan (-)

3. Perkirakan target potensial

Salah satu faktor eksternal yang tidak kalah penting sebagai dasarcara membuat iklan persuasif yang efektif adalah memperkirakan siapatarget potensial Anda sesungguhnya. Anda bisa mengkategorikannya berdasarkan penghasilan, status, profesi dan aspek lainnya.

Jika jumlah kamar hanya 2 pintu, tentu satus target potensial Anda belum menikah. Bisa jadi sudah menikah, namun memiliki tidak lebih dari 1 orang anak.

Dengan adanya fasilitas garasi, bisa sajat arget Anda adalah orang yang sudah ataupun berencana memiliki kendaraan roda empat. Andapun juga dapat melihat aspek lain yang berpotensi mendukung analisis Anda.

4. Buat kalimat yang lebih menarik

Pembahasan pada bagian kali ini akan berkenaan dengan bagaimana cara kita melakukan pemilihan kata yanglebih menarik.

Cara membuat iklan persuasif yang memiliki nilai jual memang dipengaruhi oleh kreatifitas dan keterampilan sang copywriter itu sendiri. Karena itulah, kita harus dapat menentukan mana saja kata yang tepat agar tagline kalimat dapat lebih mengena di mindset pembaca, contoh:
"Lokasi rumah di daerah Cilandak, Jakarta Selatan". Anda dapat menggantinya dengan kalimat: "Lokasi terstrategis di Jakarta Selatan".

"Lokasi dekat mall, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya". Anda dapat menggantinya dengan:"Pusat perbelanjaan dan fasilitas umum hanya dalam 10 menit".

"Sistem pembayaran mudah dan dapat diangsur". Anda juga dapat menggantinya dengan: "Uang muka mulai dari 20 juta Rupiah", "Dapat diangsur selama 5 tahun".
Anda dapat mencantumkan kata "mulai" yang diikuti nominal jumlah uang muka terendah.Pencantuman nominal uang muka terendah bertujuan untuk lebih memberikan daya tarik bagicalon pembeli.

Dengan adanya variasi cicilan pembayaran, tentu seolah memberikan mereka banyak pilihan harga, padahal sama saja. Biasanya besaran uang muka akan mempengaruhi besar atau kecilnya pembayaran perbulannya.

Untuk lamanya cicilan, Anda dapat tampilkan dengan nominal tahunan. Secara psikis, 5 tahun terlihat lebih kecil dibandingkan 60 bulan, walaupun sebenarnya nilai keduanya sama. Lakukan juga analisis terhadap kekurangan yang dimiliki produk Anda.

Sebagai contoh, ketika jam sibuk, akses sekitar lokasi mengalami traffic kendaraan yang cukup padat.Untuk menghindari opini negatif tentang hal itu, tampilkan lokasi transportasi umum bebas hambatan terdekat, seperti sullter busway atau stasiun kereta.

Dengan menampilkan informasi tersebut, secara tidak langsung Anda telah mengarahkan permasalahan kemacetan yang kerap terjadi dengan sebuah solusi.

Dengan memberikan pilihan transportasi alternatif, mereka akan berpendapat traffic kendaraan bukan lagi menjadi masalah. Jika memang tidak ada, sebaiknya jangan memaksa untuk menampilkannya.

5. Lakukan pengembangan kalimat

Contoh:
Kami berikan penawaran spesial rumah minimalis untuk Anda dan keluarga. Anda akan mendapatkan fasilitas 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi di atas bangunan sebesar 32m2 dan luas tanah 63m2. Fasilitas garasi juga kami berikan bagi Anda yang sudah ataupun berencana memiliki kendaraan pribadi.

Dengan lokasi terstartegis di pusat kota Jakarta Selatan, Anda dan keluarga dapat menuju pusat perbelanjaan dan fasilitas umum dengan jangkauan yang mudah dan cepat, hanya 10 menit saja. Stasiun kereta dan sullter busway terdekat kurang lebih hanya 100m saja.

Menariknya, semua fasilitas ini dapat Anda miliki dengan harga Rp 200.000.000. Kami juga menyediakan kemudahan pembayaran dengan uang muka mulai dari 20 juta Rupiah dan dapat diangsur selama 5 tahun. Segera hubungi kantor pemasaran kami di line telfon 021-000-XXX.
Pemilihan kalimat persuasif yang tepat, tentu lebih menjamin keberhasilan copywritingyang Anda lakukan. Selanjutnya adalah mengolah kalimat tersebut menjadi lebih menarik.

Itulah langkah mudah cara membuat iklan persuasif padapemasaranproperti atau rumah. Namun perlu diperhatikan, pastikan iklan persuasif yang Anda buat sesuai dengan kriteria target pasar yang Anda tuju. Alternatifnya, Anda dapat mencoba teknik copywriting dengan AIDA.

Postingan terkait: