Tips Memilih dan Membeli Sepeda Gunung Bagi Pemula yang Masih Bingung

Permarksaran.com - Apakah Anda merasa bingung ketika akan membeli sepeda gunung yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Ya, ketika membeli sepeda gunung memang dibutuhkan pula pertimbangan tersendiri, lho.

Tidak hanya persoalan warna dan ukurannya saja, ketika akan membeli dan membeli sepeda gunung, desain, frame, bahan dan suspensinya juga menjadi pertimbangan. Untuk itu, kita akan membahas tips membeli sepeda, khususnya jenis sepeda gunung.

Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika akan membeli sepeda gunung, cobalah untuk mengunjungi toko-toko sepeda yang memang memiliki banyak varian jenis dan merk. Tidak lupa, pastikan juga penjual atau pemilik took tersebut memang orang yang sudah mengerti dengan seluk beluk sepeda.

Jika memang diperbolehkan, cobalah sebanyak mungkin jenis sepeda sebelum membelinya. Coba duduki dan kendarai sebentar saja untuk mengetahui kenyamanan dan kecocokan Anda dengan karakter sepeda tersebut. Ingat! Di setiap toko sepeda pasti penjual akan mencocokan terlebih dahulu kebutuhan Anda dengan jenis dan varian yang mereka miliki.

Penjual yang baik, umumnya akan bertanya dahulu: Untuk apa dan di mana Anda akan bersepeda? Jika penjual bertanya demikian, maka jawablah dengan jujur.

Sekilas Tips Memilih Sepeda Gunung Untuk Pemula

Apabila Anda sebelumnya benar-benar belum pernah sama  sekali mencoba sepeda gunung, atau bisa diktakan bahwa Anda adalah seorang pemula, maka ada baiknya terlebih dahulu mencari informasi lewat internet sebanyak mungkin. Agar lebih mempermudah Anda dalam memilih tipe dan jenis. Jika memang Anda belum mencari informasi tersebut, berikut ini tips memilih jenis sepeda gunung yang cukup mudah.

Menurut Zack Vestal, sebagai marketing manager di salah satu pabrikan sepeda terkenal, Scott, tips memilih sepeda gunung bagi pemula yang paling penting adalah mengenal karakterisitik diri dan jalur Anda terlebih dahulu.

Apabila Anda termasuk pengendara yang hanya ingin bersepeda biasa, atau tidak berencana bersepeda di jalur sulit dan bukan pesepeda agresif, maka Anda bisa memilih sepeda jenis hard tail, yaitu jenis sepeda gunung yang hanya memiliki suspensi depan saja, tanpa suspensi belakang.

Hard tail sangat cocok untuk para pengendara sepeda gunung yang masih tergolong pemula. Selain itu, Anda juga tidak harus samapai merogoh kocek dalam-dalam.

Untuk pesepeda pemula, jenis sepeda ini cukup simpel namun tangguh, dan juga harganya terjangkau. Jenis sepeda gunung ini juga masih nyaman digunakan di jalur pedesaan, kampus, atau kota.

Mengenal Jenis-Jenis Sepeda Gunung

Untuk dapat memilih dan membeli sepeda gunung yang tepat, Anda juga perlu mengenali jenis-jenis sepeda gunung lainnya. Berdasarkan fungsinya sendiri, sepeda jenis MTB (mountain bike) di bagi kedalam tipe-tipe berikut.

Sepeda Gunung All Mountain (AM)

Hampir dipastikan semua jenis sepeda gunung All Mountain termasuk tipe full-suspension. Hal ini dikarenakan pada tipe All Mountain (AM) sepeda didesain agar dapat melibas dan melintasi medan yang berat seperti jalur hutan, jalan tanah dan berbatu, medan offroad dengan lintas jarak jauh, dan juga jalur perbukitan yang memang umumnya naik turun.

Jenis All Mountain ini terletak pada ketahanannya, namun dapat memberikan kenyamanan pada pengendaranya ketika bersepeda.

Namun, masih ada pula kekurangannya pada jenis ini, yaitu ketika melintas area tanjakan yang panjang dan curam sepeda tenaga yang dihasilkan sedikit kurang kuat sehingga cukup meletihkan pengendaranya.

Sepeda Gunung Cross Country (XC)

Sepeda gunung Cross Country merupakan salah satu jenis sepeda gung yang yang paling disarankan bagi para pemula yang memang baru sekali menggunakan MTB. Sepeda jenis ini sengaja didesain agar kayuhannya dapat lebih optimal, khususnya untuk jalan bertekstur aspal, baik yang mulus maupun tidak rata.

Sepeda Gunung Freeride (FR)

Sepeda gunung Freeride cukup memiliki bobot yang lebih berat dibanding jenis sepeda lainnya. Sepeda jenis ini dibuat untuk aktivitas-aktivitas ekstrim, contohnya melompat dari ketinggian. Rangkanya yang memang bertekstur kuat, namun cukup lincah, walaupun tidak secepat jenis All Mountain. Wajar saja, bobot yang berat membuat Freeride kurang pas untuk jika digunakan untuk melintasi jalur yang memiliki banyak tanjakan atau atau lintas jarak yang jauh.

Sepeda Gunung Downhill (DH)

Seperti namanya, sepeda gunung Downhill dibuat untuk para pengguna yang lebih sering menghabiskan waktu sepedanya di area atau jalur bukit dan gunung yang menurun. Desain tersebut, diyakini membuat sepeda ini jauh lebih cepat, aman, dan nyaman di area menurun dan berbaru.

Sepeda jenis ini juga dilengkapi dengan suspensi belakang untuk membantu meredam benturan ketika melewati jalur yang berbatu. Kelebihan dari Sepeda gunung Downhill (DH) yaitu terletak pada kecepatannya yang tinggi, namun ia mampu menikung dengan sangat stabil.

Apabila dibandingkan dengan jenis sepeda gunung lainnya maka sepeda ini kurang nyaman untuk kebutuhan umum, memang jenis sepeda gunung ini lebih mengutamakan kekuatannya saat melaju dengan cepat di area menurun dan berbatu.

Sepeda Gunung Dirtjump (DJ)

Sepeda gunung Dirtjump memiliki desain yang berfungsi seperti halnya pada sepeda BMX, yaitu agar dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di jalanan perkotaan. Tidak hanya itu, jenis sepeda gunung ini juga dimanfaatkan untuk melakukan atraksi yang ekstrim. Sepeda ini juga dikenal dengan nama Urban Mountain Bike.

Rekomendasi Sepeda Gunung Polygon untuk Pemula

Tips membeli sepedah gunung bagi pemula di atas biasa menjadi acuan kamu ketika memilih sepda gunung. Atau, kamu juga bisa membeli sepeda yang sudah memiliki nama dan kualitas terkenal. Nama Polygon memang cukup popular bagi pengguna sepeda tanah air. Begitu juga para pengguna sepeda gunung, tentu merek sepeda ini juga cukup direkomendasikan. Apabila Anda tertarik ingin membeli sepeda gunung merek Polygon, berikut ini daftar sepeda gunung Polygon untuk pemula, khususnya untuk penggunaan sehari-hari.

Polygon Monarch 3

Tipe sepeda gunung Polygon Monarch 3 didesain dengan frame hi-ten steel dengan durabilitas tinggi. Hal itu membuatnya cukup nyaman dipakai dan digunakan untuk jarak yang cukup jauh. Sepeda gunung yang dibanderol dengan harga cukup terjangkau, yaitu Rp 1.875.000. Desain sepdah ini juga cocok untuk cross country dan trail riding.

Polygon Monarch 4

Polygon Monarch 4 didesain dengan frame alloy yang tentunya lebih ringan dibandingkan dengan seri sebelumnya. Bobotnya yang ringan juga membuat sepeda jenis mudah untuk dikendalikan. Harga yang dibandrolnya sedikit lebih mahal yaitu dengan kocek Rp 2juta.

Polygon Monarch 5

Polygon Monarch 5 merupakan salah satu tipe terbaru seri Monarch. Frame sepeda ini dibuat jauh lebih ringan dan lincah. Tipe sepeda ini tidak perlu lagi diragukan.

Polygon Premier 2

Sepeda tipe ini sangat cocok ketika menempuh jalur off-road yang masih ringan. Sepeda gunung Polygon Premier 2 didesain dengan frame alloy serta diameter roda sebesar 27,5 inch. Desain dan ukuran tersebut tentu memberikan posisi bersepeda yang jauh lebih nyaman. Selain itu, tipe ini juga kuat dan nyaman walaupun digunakan dalam berbagai jalur yang bisa membuat goncangan. Harga pasaran tipe sepeda ini cukup mahal, yaitu sebesar Rp 2.950.000.

Polygon Xtrada 5

Polygon Xtrada 5 merupakan salah satu sepeda gunung yang cukup popular dan menjadi favorit para bikers. Sepeda ini dikenal karena ketahanan dan performa yang memuaskan. Seperti pepatah pada umumnya, harganya menentukan kualitas. Tebak, berapa harganya? Ya, Rp 5jutaan. Harga pasti tidak pernah bohong.

Itulah beberapa tips memilih dan membeli sepeda gunung bagi para pemula. Walaupun Anda memiliki dana yang cukup, yang terpenting saat membeli sepeda yaitu menyesuaikan dengan jalur dan penggunaannya. Jika untuk area kota yang memang memiliki jalur cukup bagus, Anda bisa pilih jenis sepeda gunung yang biasa-biasa saja. Itulah review dan tips tentang sepeda gunung kali ini.

Postingan terkait: