Tugas Copywriter dan Cara Membuat Iklan Persuasif dengan AIDA

Iklan by Google

Iklan by Google
Iklan by Google
Tugas copywriter dan cara membuat iklan persuasif - Copywriter adalah salah satu profesional di bidang advertising komersial. Dalam advertising agency, copywriter akan berkerja dengan art director atau penata artistik.

Mereka akan berkerjasama membuat sebuah idea dan konsep iklan yang menarik. Jika art director bermain dengan visual, lain halnya denga copywriter.

Tugas copywriter adalah menyediakan tagline secara lisan atau tertulis (copy). Mereka berdua bekerja dibawah tanggung jawab seorang creative director, dan ketiganya tergabung dalam creative department.

Pengertian copywriter

Tugas Copywriter dan Cara Membuat Iklan Persuasif dengan AIDA
Secara definisi, pengertian copywriter adalah penulis naskah atau pesan pada iklan untuk tujuan mempromosikan dan pemasaran produk.

Naskah iklan yang ditulis meliputi iklan media cetak, tv commercial, radio dan segala media popular lainnya.

Seringkali, banyak kesalah pahaman antara definisi copywriter dan content writer. Copywriter dan content writer adalah profesi yang berbeda. Ada baiknya Anda membaca pengertian content writer untuk lebih jelasnya.

Tugas copywriter bukan hanya sekedar menulis. Sebuah copy atau naskah tidak hanya berisikan informasi, kegunaan dan keunggulan produk saja.

Copy juga harus dapat mendeskripsikan produk secara singkat dan dapat menarik minat pembacanya.

Arti copy, berarti bagaimana cara terbaik menulis naskah iklan yang sifatnya persuasif, dan dapat secara efektif mempengaruhi keputusan pembelian audiens.

Peran copywriter di era pemasaran online

Seiring massive-nya perkembangan industri online, saat ini tugas copywriter lebih dominan di sektor ini.

Perkembangan e-commerce yang begitu cepat menjadi salah satu alasannya. Copywriter bertugas menciptakan slogan, teks iklan banner web, straplines dan naskah iklan online lainnya.

Kriteria seorang copywriter

Untuk menjadi seorang copywriter, penguasaan dalam menggunakan bahasa adalah hal yang wajib. Wawasan yang luas dan kepekaan terhadap trend serta isu-isu sosial juga menjadi syarat penunjang.

Dalam sehari-hari, tugas copywriter adalah berkreasi dengan kata dan bahasa. Kreatifitas tersebut dituangkan dalam sebuah naskah iklan.

Disamping kemampuan bahasa yang mempuni, copywriter juga harus memiliki pengetahuan di bidang marketing, karena tujuan utama sebuah iklan adalah menjual.

Cara copywriter membuat iklan persuasif dengan AIDA

Cara copywriter membuat iklan persuasif dengan AIDA
Anda mungkin pernah mendengar teknik penulisan kalimat persuasif dengan AIDA (Awareness, Interest, Desire, dan Action). AIDA menjelaskan empat variabel ketika membuat iklan persuasif.

Tekhnik penulisan ini adalah hal dasar yang harus dikuasai seorang copywriter. Berikut ini panduan singkat cara membuat iklan persuasif yang menjual dengan AIDA.

1. Awareness

Awareness atau kesadaran adalah tahap dimana pesan dapat memunculkan trigger. Tahap ini berhubungan dengan cara Anda mengemas pesan agar menarik perhatian konsumen.
Untuk membangun awareness, Anda dapat menggunakan kalimat:
Diskon semua produk, sampai dengan 75%!

Dengan menggunakan kalimat tersebut, perhatian khalayak akan tertuju pada nilai 75%. Padahal, jika dicermati, kalimat tersebut memang menjelaskan semua produk akan mendapat diskon, namun tidak semua produk mendapat diskon sebesar 75%.

Kata “sampai” diartikan diskon memiliki rentan potongan dari 0 – 75%, bukan semua produk mendapat diskon 75%. Di sinilah nila nominal 75% berperan menarik perhatian konsumen.

2. Interest

Interest atau ketertarikan adalah tahap bagaimana Anda dapat memunculkan rasa suka dalam diri konsumen Anda.

Anda dapat menggunakan pesan:
Dengan koleksi fasion terbaik dari kami, untuk penampilan terbaik Anda

Perlu diperhatikan, pada tahap ini, Anda memikat rasa suka konsumen dengan berbicara mengenai keuntungan apa saja yang akan mereka dapatkan dari produk Anda.

3. Desire

Desire atau kebutuhan adalah tahap dimana calon konsumen merasa bahwa produk tersebut memang mereka butuhkan saat ini. Seperti yang kita ketahui, masyarakat Indonesia memiliki tradisi membeli pakaian baru di hari raya, tradisi ini seolah menjadi wujud rasa syukur mereka.

Hal inilah yang digunakan copywriter untuk menghubungkan produk dengan kesan hari raya sebagai sesuatu yang fitrah.

Pesan yang dapat Anda gunakan untuk membangun desire, seperti:
Jadikan penampilan terbaik Anda sebagai rasa syukur menyambut hari yang fitrah

4. Action

Action atau tindakan adalah tahap terakhir. Tahap ini bertujuan agar khalayak segera menentukan tindakan yang diharapkan, yaitu terjadinya pembelian produk.

Pesan yang digunakan untuk membangun sebuah tindakan, biasanya dengan mencantumkan rentan waktu yang terbatas dan lokasi pembelian yang mudah dijangkau.
Seperti: Hanya untuk Anda di hari ini”, “Hanya sampai akhir bulan ini” atau “Kunjungi segera outlet terdekat kami.

Teknik copywriting dapat dilakukan bukan hanya dengan AIDA saja. Anda juga dapat menggunakan teknik penulisan persuasif lainnya.

Anda dapat bereksperimen dengan kreatifitas dan imajinasi yang Anda miliki untuk hasil yang lebih baik.

Kepekaan terhadap fenomena sosial yang terjadi juga dapat menjadi idea segar bagi Anda merancang pesan pemasaran yang memiliki nilai jual.

Setelah mengetahui tugas copywriter dan caranya membuat iklan persuasif dengan AIDA, tertarikah Anda menjadi seorang copywriter?
Iklan by Google