Copywriter Adalah? Ini Tips dan Cara Membuat Iklan Persuasif (Copywriting)

Tugas copywriter adalah? - Copywriter merupakan salah satu profesional di bidang advertising komersial. Dalam advertising agency, copywriter akan berkerja dengan art director atau penata artistik.

Mereka akan berkerjasama membuat sebuah idea dan konsep iklan yang menarik. Jika art director bermain dengan visual, lain halnya dengan copywriter.

Tugas copywriter adalah menyediakan tagline secara lisan atau tertulis (copy). Mereka berdua bekerja dibawah tanggung jawab seorang creative director, dan ketiganya tergabung dalam creative department.

Pengertian copywriter adalah?

Secara definisi, pengertian copywriter adalah penulis naskah atau pesan pada iklan untuk tujuan mempromosikan dan pemasaran produk.

Naskah iklan yang ditulis meliputi iklan media cetak, tv commercial, radio dan segala media popular lainnya.

Seringkali, banyak kesalah pahaman antara definisi copywriter dan content writer. Copywriter dan content writer adalah profesi yang berbeda. Ada baiknya Anda membaca pengertian content writer untuk lebih jelasnya.

Tugas copywriter adalah tak hanya sekedar menulis. Sebuah copy atau naskah tidak hanya berisikan informasi, kegunaan dan keunggulan produk saja.

Copy juga harus dapat mendeskripsikan produk secara singkat dan dapat menarik minat pembacanya.

Arti copy, berarti bagaimana cara terbaik menulis naskah iklan yang sifatnya persuasif, dan dapat secara efektif mempengaruhi keputusan pembelian audiens.

Peran copywriter di era pemasaran online

Seiring massive-nya perkembangan industri online, saat ini tugas copywriter adalah lebih didominas di sektor ini.

Perkembangan e-commerce yang begitu cepat menjadi salah satu alasannya. Copywriter bertugas menciptakan slogan, teks iklan banner web, straplines dan naskah iklan online lainnya.

Kriteria seorang copywriter adalah?

Untuk menjadi seorang copywriter, penguasaan dalam menggunakan bahasa adalah hal yang wajib. Wawasan yang luas dan kepekaan terhadap trend serta isu-isu sosial juga menjadi syarat penunjang.

Dalam sehari-hari, tugas copywriter adalah berkreasi dengan kata dan bahasa. Kreatifitas tersebut dituangkan dalam sebuah naskah iklan.

Disamping kemampuan bahasa yang mempuni, copywriter juga harus memiliki pengetahuan di bidang marketing, karena tujuan utama sebuah iklan adalah menjual.

Copywriter adalah penulis persuasif, caranya? gunakan AIDA

Anda mungkin pernah mendengar teknik penulisan kalimat persuasif dengan AIDA (Awareness, Interest, Desire, dan Action). AIDA menjelaskan empat variabel ketika membuat iklan persuasif.

Tekhnik penulisan ini adalah hal dasar yang harus dikuasai seorang copywriter. Salah satu teknik yang kerap digunakan oleh copywriter adalah AIDA. Berikut ini panduan singkat cara membuat iklan persuasif yang menjual dengan AIDA.

1. Awareness

Awareness atau kesadaran adalah tahap dimana pesan dapat memunculkan trigger. Tahap ini berhubungan dengan cara Anda mengemas pesan agar menarik perhatian konsumen.
Untuk membangun awareness, Anda dapat menggunakan kalimat:
Diskon semua produk, sampai dengan 75%!

Dengan menggunakan kalimat tersebut, perhatian khalayak akan tertuju pada nilai 75%. Padahal, jika dicermati, kalimat tersebut memang menjelaskan semua produk akan mendapat diskon, namun tidak semua produk mendapat diskon sebesar 75%.

Kata “sampai” diartikan diskon memiliki rentan potongan dari 0 – 75%, bukan semua produk mendapat diskon 75%. Di sinilah nila nominal 75% berperan menarik perhatian konsumen.

2. Interest

Interest atau ketertarikan adalah tahap bagaimana Anda dapat memunculkan rasa suka dalam diri konsumen Anda.

Anda dapat menggunakan pesan:
Dengan koleksi fasion terbaik dari kami, untuk penampilan terbaik Anda

Perlu diperhatikan, pada tahap ini, Anda memikat rasa suka konsumen dengan berbicara mengenai keuntungan apa saja yang akan mereka dapatkan dari produk Anda.

3. Desire

Desire atau kebutuhan adalah tahap dimana calon konsumen merasa bahwa produk tersebut memang mereka butuhkan saat ini. Seperti yang kita ketahui, masyarakat Indonesia memiliki tradisi membeli pakaian baru di hari raya, tradisi ini seolah menjadi wujud rasa syukur mereka.

Hal inilah yang digunakan copywriter untuk menghubungkan produk dengan kesan hari raya sebagai sesuatu yang fitrah.

Pesan yang dapat Anda gunakan untuk membangun desire, seperti:
Jadikan penampilan terbaik Anda sebagai rasa syukur menyambut hari yang fitrah

4. Action

Action atau tindakan adalah tahap terakhir. Tahap ini bertujuan agar khalayak segera menentukan tindakan yang diharapkan, yaitu terjadinya pembelian produk.

Pesan yang digunakan untuk membangun sebuah tindakan, biasanya dengan mencantumkan rentan waktu yang terbatas dan lokasi pembelian yang mudah dijangkau.
Seperti: Hanya untuk Anda di hari ini”, “Hanya sampai akhir bulan ini” atau “Kunjungi segera outlet terdekat kami.

Sebenarnya, teknik copywriting adalah permainan dan keterampilan bermain dengan kalimat. Salah satunya dapat dilakukan bukan hanya dengan AIDA saja. Anda juga dapat menggunakan teknik penulisan persuasif lainnya.

Anda dapat bereksperimen dengan kreatifitas dan imajinasi yang Anda miliki untuk hasil yang lebih baik.

Kepekaan terhadap fenomena sosial yang terjadi juga dapat menjadi idea segar bagi Anda merancang pesan pemasaran yang memiliki nilai jual.

Setelah mengetahui tugas copywriter dan caranya membuat iklan persuasif dengan AIDA, tertarikah Anda menjadi seorang copywriter?

Cara Membuat Iklan Persuasif (Copywrting) yang Menjual dan Menarik

Secara praktis, tugas copywriter adalah membuat iklan persuasif yang bernilai jual. Keberhasilan iklan persuasif yang dibuat copywriter akan dilihat dari seberapa besar iklan tersebut mampu menarik minat para pembaca copy yang ditulisnya.

Sebelum membahas bagaimana cara membuat iklan persuasif, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Faktor meliputi internal dan eksternal dari produk yang akan kita pasarkan.

Faktor internal meliputi apa dan bagaimana produk tersebut, sedangkan eksternal meliputi bagaimana kemampuan Anda selaku copywriter dapat memahami siapa dan bagaimana cara terbaik menyampaikannya.Lantas, bagaimana cara membuat iklan persuasif yang menjual itu?

1. Deskripsikan produk secara umum

Tips menjadi copywriter yang pertama adalah kemampua analisis sebuah produk. Ketika membuat iklan persuasif, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami terlebih dahulu secara lebih dalam dariproduk yang kita dijual.

Kitadapat mengambil contoh mengenai cara membuat iklan persuasif padaprodukproperti atau rumah.Kita dapat deskripsikan seperti contoh berikut:

Properti yang akan dipasarkan adalah rumah minimalis seharga Rp 200.000.000, berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan. Luas bangunan 32 m2 dan luas tanah 63 m2, dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi dan garasi.

Tahap deskripsi ini dilakukan untuk mempermudah proses identifikasi produk. Proses ini juga akan membantu kita melihat positioning produk tersebut.

2. Analisis kelebihan dan kekurangan

Sebelum menentukan target potensial, sebaiknya lakukan analisis terlebih dahulu. Lakukan analisis produk sesuai dengan metode yang biasa Anda gunakan.

Anda dapat menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats). Untuk meringkasnya, Anda dapat menganalisis dari sisi kelebihan dan kekurangannya saja, contoh:

Lokasi di pusat kota Jakarta Selatan (+)
Dekat dengan fasilitas umum (+)
Terkadang mengalami traffic kendaraan (-)

3. Perkirakan target potensial

Salah satu faktor eksternal yang tidak kalah penting sebagai dasarcara membuat iklan persuasif yang efektif adalah memperkirakan siapatarget potensial Anda sesungguhnya. Anda bisa mengkategorikannya berdasarkan penghasilan, status, profesi dan aspek lainnya.

Jika jumlah kamar hanya 2 pintu, tentu satus target potensial Anda belum menikah. Bisa jadi sudah menikah, namun memiliki tidak lebih dari 1 orang anak.

Dengan adanya fasilitas garasi, bisa sajat target Anda adalah orang yang sudah ataupun berencana memiliki kendaraan roda empat. Andapun juga dapat melihat aspek lain yang berpotensi mendukung analisis Anda.

4. Buat kalimat yang lebih menarik

Pembahasan pada bagian kali ini akan berkenaan dengan bagaimana cara kita melakukan pemilihan kata yanglebih menarik.

Cara membuat iklan persuasif yang memiliki nilai jual memang dipengaruhi oleh kreatifitas dan keterampilan sang copywriter itu sendiri. Karena itulah, kita harus dapat menentukan mana saja kata yang tepat agar tagline kalimat dapat lebih mengena di mindset pembaca, contoh:

"Lokasi rumah di daerah Cilandak, Jakarta Selatan". Anda dapat menggantinya dengan kalimat: "Lokasi terstrategis di Jakarta Selatan".

"Lokasi dekat mall, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya". Anda dapat menggantinya dengan:"Pusat perbelanjaan dan fasilitas umum hanya dalam 10 menit".

"Sistem pembayaran mudah dan dapat diangsur". Anda juga dapat menggantinya dengan: "Uang muka mulai dari 20 juta Rupiah", "Dapat diangsur selama 5 tahun".

Anda dapat mencantumkan kata "mulai" yang diikuti nominal jumlah uang muka terendah.Pencantuman nominal uang muka terendah bertujuan untuk lebih memberikan daya tarik bagicalon pembeli.

Dengan adanya variasi cicilan pembayaran, tentu seolah memberikan mereka banyak pilihan harga, padahal sama saja. Biasanya besaran uang muka akan mempengaruhi besar atau kecilnya pembayaran perbulannya.

Untuk lamanya cicilan, Anda dapat tampilkan dengan nominal tahunan. Secara psikis, 5 tahun terlihat lebih kecil dibandingkan 60 bulan, walaupun sebenarnya nilai keduanya sama. Lakukan juga analisis terhadap kekurangan yang dimiliki produk Anda.

Sebagai contoh, ketika jam sibuk, akses sekitar lokasi mengalami traffic kendaraan yang cukup padat.Untuk menghindari opini negatif tentang hal itu, tampilkan lokasi transportasi umum bebas hambatan terdekat, seperti sullter busway atau stasiun kereta.

Dengan menampilkan informasi tersebut, secara tidak langsung Anda telah mengarahkan permasalahan kemacetan yang kerap terjadi dengan sebuah solusi.

Dengan memberikan pilihan transportasi alternatif, mereka akan berpendapat traffic kendaraan bukan lagi menjadi masalah. Jika memang tidak ada, sebaiknya jangan memaksa untuk menampilkannya.

5. Lakukan pengembangan kalimat


Contoh:

Kami berikan penawaran spesial rumah minimalis untuk Anda dan keluarga. Anda akan mendapatkan fasilitas 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi di atas bangunan sebesar 32m2 dan luas tanah 63m2. Fasilitas garasi juga kami berikan bagi Anda yang sudah ataupun berencana memiliki kendaraan pribadi.

Dengan lokasi terstartegis di pusat kota Jakarta Selatan, Anda dan keluarga dapat menuju pusat perbelanjaan dan fasilitas umum dengan jangkauan yang mudah dan cepat, hanya 10 menit saja. Stasiun kereta dan sullter busway terdekat kurang lebih hanya 100m saja.

Menariknya, semua fasilitas ini dapat Anda miliki dengan harga Rp 200.000.000. Kami juga menyediakan kemudahan pembayaran dengan uang muka mulai dari 20 juta Rupiah dan dapat diangsur selama 5 tahun. Segera hubungi kantor pemasaran kami di line telfon 021-000-XXX.

Pemilihan kalimat persuasif yang tepat, tentu lebih menjamin keberhasilan copywriting yang Anda lakukan. Selanjutnya adalah mengolah kalimat tersebut menjadi lebih menarik. Nah, itulah beberapa pembahasan copywriter.

Walaupun copywriter adalah profesi yang menuntut kemampuan menulis, namun kunci yang terpenting dari semua itu adalah kreatifitas dan kemampuan Anda dalam mengolah kata secara padat dan mudah diterima.



Add Your Comments

Disqus Comments