Pertanyaan Saat Interview Kerja Beserta Jawabannya


Iklan by Google

Iklan by Google

Pertanyaan saat interview kerja dan jawabannya - Selain mempersiapkan surat lamaran kerja yang menarik, Anda juga harus mempersiapkan jawaban terbaik saat mengikuti proses wawancara atau Interview kerja. Bagaimana caranya?

Jika Anda mendapatkan undangan untuk mengikuti Interview kerja, berarti ini adalah awal yang baik bagi Anda. Ini merupakan babak awal bagi Anda untuk maju menjadi kandidat calon karyawan di perusahaan tersebut.

Apabila Anda mendapat kesempatan ini, tentu tandanya Anda sudah memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan perusahaan tersebut, sebab tidak semua pelamar mendapat kesempatan ini.

Namun, Anda jangan dulu berbahagia, karena Anda harus bersaing dengan banyak kandidat lain yang sama baiknya atau mungkin lebih baik dari Anda.

Itulah mengapa mencari informasi seputar jawaban dan pertanyaan saat Interview kerja menjadi hal pertama yang harus Anda lakukan.

Bagi Anda yang masih baru pertama kali melakoni sesi Interview, tentu mencari refrensi sebanyak-banyaknya adalah kunci utamanya.

Jika ini pengalaman pertama Anda, biasanya Anda akan merasa canggung dan gugup. Alhasil, jawaban Anda pun kurang dapat meyakinkan si pewawancara.

Banyak pertanyaan yang terkesan simpel, namun dapat menjadi bumerang bagi Anda sendiri. Berikut ini rangkuman tips sukses mengenai jawaban dan pertanyaan saat Interview kerja:

1. Ceritakan tentang diri Anda?

Pertanyaan saat Interview kerja yang pertama biasanya seputar diri Anda. Pertanyaan ini juga sebagai pertanyaan pembuka. Untuk itu, jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawab. Berikan jawaban singkat, namun dapat menjelaskan diri Anda secara profesional.

Pewawancara biasanya menilai Anda hanya dari 1-5 menit pertama. Penting bagi Anda untuk dapat memanfaatkan waktu tersebut. Kesalahan dalam menjawab, bisa mengganjal langkah Anda bergabung dengan perusahaan tersebut.

Apakah ada jawaban terbaik menjawab pertanyaan saat Interview kerja? Tentu saja ada, namun cara yang dimaksud lebih mengarah kepada tepat tidaknya jawaban yang Anda berikan. Tepat bukan berarti harus sempurna, kurang pun bukan berarti salah. Anda hanya perlu memilah apa saja yang boleh dan tidaknya Anda jadikan jawaban.

Bagaimana cara menceritakan diri Anda saat interview kerja?

1.1 Menceritakan latar belakang pendidikan Anda

Ceritakan apa latar pendidikan yang telah Anda tempuh selama ini. Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak sekali posisi pekerjaan yang diisi oleh pekerja dengan latar belakang yang jauh berbeda.

Untuk mempermudah, Anda sebaiknya rangkum beberapa kalimat mengenai apa fokus jurusan yang Anda ambil.

Misalkan Anda mengambil kuliah jurusan komunikasi, maka Anda dapat memaparkan apa alasan yang membuat Anda memilih jurusan tersebut dan bagaimana korelasi dengan posisi pekerjaan yang Anda lamar.

Anda dapat menceritakan pendidikan terakhir saja. Selain untuk mempersingkat waktu, pertanyaan ini pun sebenarnya hanya menilai bagaimana Anda memberikan jawaban yang meyakinkan.

1.2 Menceritakan hal yang Anda kerjakan setahun terakhir

Jika Anda freshgraduate, Anda dapat menceritakan apa saja organisasi yang Anda pernah ikuti. Ceritakan juga tentang pendidikan non formal yang dapat menunjang kualifikasi diri Anda untuk mengisi posisi tersebut.
Anda dapat memaparkan beberapa kursus, workshop atau seminar yang telah Anda ikuti sebelumnya.

1.3 Menceritakan pengalaman kerja Anda sebelumnya

Anda dapat menceritkan pengalaman kerja terakhir Anda saja. Jangan ceritakan dua atau tiga secara langsung jika tidak diminta oleh pewawancara.

Pengalaman kerja bukan hanya untuk melihat apa saja jobdesk dan keahlian yang Anda kuasai dari perusahaan sebelumnya, namun juga ingin melihat sejauhmana pengalaman Anda dapat berguna untuk posisi tersebut.

Jika Anda freshgraduate, pengalaman Anda menjadi karyawan magang, freelancer dan voluunter sebelumnya, juga dapat Anda sampaikan.

Pengalaman Anda mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut merupakan cara pewawancara menilai bagaimana Anda dapat berkontribusi dan bertanggung jawab pada pekerjaan Anda .
Apabila Anda sudah memiliki pengalaman kerja profesional, Anda dapat menyampaikan apa posisi Anda , apa saja jobdesknya, sejauhmana tanggung jawab Anda dan bagaimana kontribusi Anda terkait posisi tersebut.

1.4 Menceritakan hobi yang Anda sukai

Untuk menceritakan hal ini, usahakan Anda pilih hobi yang berkaitan dengan jobdesk atau hal-hal yang bermanfaat bagi diri dan keterampilan Anda. Anda dapat ceritakan hobi yang berkaitan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Pewawancara akan menilai hal ini sebagai poin positif.

Jika Anda melamar di posisi penulis kreatif, Anda dapat memberikan jawaban yang dapat mendukung kegiatan Anda menulis, atau kegiatan yang dapat membantu Anda mendapatkan ide-ide kreatif.
Anda dapat menceritakan hobi-hobi Anda seperti: menulis cerpen, mendengar radio, aktif di forum-forum komunitas, membaca artikel-artikel, menulis blog dan lainnya.

Pelajari dan fahami cara menjawab pertanyaan interview kerja diatas. Sebelum melakoni sesi interview kerja, persiapkan diri Anda dengan jawaban terbaik.

Menceritakan diri Anda saat interview kerja memang menjadi sesi untuk menjual kemampuan yang Anda miliki.

Namun, perlu diingat, ceritakan diri Anda dengan sebenar-benarnya. Berikan jawaban tersebut jika memang itu diri Anda . Katakan pengalaman Anda jika Anda pernah melakukannya.

Jika saya bertanya "ceritakan diri Anda", bisakah Anda menjawabnya sekarang?

2. Apa kelebihan dan kekurangan Anda ?

Pertanyaan saat Interview kerja ini memang cukup membingungkan untuk dijawab. Ketika menjawab pertanyaan ini, Anda dapat memilah potensi Anda mana saja yang relevan dengan bidang yang Anda lamar saat ini.

Hindari jawaban yang terlalu memaksa dan terkesan klise, seperti pengakuan bahwa Anda adalah seorang pekerja keras. Sebaiknya, berikan jawaban yang lebih kongkrit, seperti:

Saya belum mau pulang sebelum pekerjaan saya selesai. Sebab, saya selalu ingin pekerjaan yang saya kerjakan dapat selesai tepat waktu.

Ketika Anda dihadapkan dengan pertanyaan ini, Anda dapat menjawabnya dengan memberikan solusi kelemahan Anda di akhir jawaban. Jawablah dengan jujur dan kongkret.

Misalkan, Anda lemah ketika berhadapan dengan perhitungan angka, untuk itu Anda memanfaatkan program exel untuk membantu pekerjaan Anda.

Jika Anda menjawab pertanyaan dengan jawaban tersebut, pastikan Anda benar-benar telah memahami beberapa rumus atau formula program exel sebelumnya.

3. Bagaimana Anda menggambarkan diri Anda lima tahun kedepan?

Pertanyaan saat Interview selanjutnya, biasanya mengenai diri Anda di tiga atau lima tahun kedepan.
Anda dapat menjawabnya dengan memberikan gambaran posisi Anda kelak, namun Anda juga harus berikan jawaban yang realistis.
Anda dapat memberikan gambaran dua atau tiga di atas posisi yang Anda lamar saat ini.

Jangan sampaikan cita-cita Anda yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang Anda lamar. Sebab, hal itu hanya akan membuat Anda terlihat tidak fokus.

4. Apa alasan Anda meninggalkan pekerjaan Anda sebelumnya?

Pertanyaan selanjutnya, biasanya alasan Anda meninggalkan pekerjaan sebelumnya. Sebaiknya Anda jangan memberikan jawaban negative terkait perusahaan lama Anda.

Berikan jawaban yang professional dan tidak menyudutkan diri Anda ataupun perusahaan lama Anda. Misalkan Anda memiliki masalah seputar posisi dan jabatan Anda yang cenderung diam di tempat.
Cara mudah menjawab pertanyaan Interview kerja mengenai hal ini, sebaiknya Anda berikan jawaban: “Saya ingin mengembangkan karir dan diri saya ke depan. Dan saya yakin, perusahaan ini akan memberikan saya pengalaman yang luar biasa bagi diri saya”.

5. Berapa jumlah gaji yang Anda inginkan?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda dapat sebutkan nominal gaji yang Anda inginkan, tentunya dengan realistis untuk posisi tersebut. Pertama, tatap pewawancara, sebutkan berapa jumlahnya dengan yakin dan pasti.

Jangan menyembunyikan gaji yang Anda terima dari perusahaan lama Anda. Bila Anda merasa gaji yang ditawarkan masih belum sesuai dengan yang Anda harapkan, berikan penjelasan mengapa Anda menginginkan nominal tersebut.

6. Apakah ada yang ingin Anda tanyakan?

Jawaban dan pertanyaan saat Interview kerja terakhir hanya melihat seberapa jauh antusias Anda. Jika di beri kesempatan bertanya, sebaiknya Anda berikan paling tidak dua pertanyaan.

Pertanyaan yang Anda ajukan haruslah yang berorientasi pada jobdesk atau hal lain terkait perusahaan yang Anda lamar saat ini.

Misalnya, tanyakan dengan divisi mana saja Anda akan berhubungan? Siapa saja team Anda dan siapa yang bertanggung jawab me-review hasil laporan pekerjaan Anda.

Jangan tanyakan tentang kepentingan pribadi terlebih dahulu, seperti, kenaikan gaji, tunjangan dan hal lainnya.

Kesimpulan

Apa yang membuat seseorang dapat menjawab berbagai pertanyaan saat Interview kerja dengan baik? Dan bagaimana proses melewati tahap demi tahapnya?

Kunci utamanya adalah buat diri Anda tampil berbeda dan tunjukan Anda memiliki keunggulan yang dibutuhkan perusahaan saat ini, sehingga perusahaan melihat Anda sebagai seseorang yang dapat memajukan perusahaan kedepan.

Jadikan diri Anda termasuk kedalam kriteria yang dapat mengungguli orang lain ketika berada di posisi atau jabatan tersebut.

Untuk itu, penting bagi Anda melakukan persiapan untuk mengetahui bagaimana Jawaban dan pertanyaan saat Interview kerja.

Tidak ada salahnya Anda mempersiapkan diri dengan jawaban-jawaban terbaik sebelum menghadapi Interview kerja.